TENTANG SPANYOL

Spanyol, secara resmi disebut Kerajaan Spanyol adalah negara yang menganut sistem monarki konstitusional yang dipimpin oleh raja, perdana menteri yang dipilih langsung oleh rakyat, dan kabinet pemerintahan yang dipilih oleh perdana menteri.

Negara ini, bersama Portugal terletak di Semenanjung Iberia dan merupakan salah satu negara anggota Uni Eropa dan Kesatuan Ekonomi dan Moneter Uni Eropa. Negara dengan ibu kota Madrid ini adalah negara dengan kekuatan ekonomi ke-13 di dunia berdasarkan nominal PDB dengan perkiraan total sekitar $1.411 triliun pada tahun 2012.

Madrid, Spain at Communication Palace and Cibeles Plaza.

Spanyol demikian maju dalam hal infrastruktur, transportasi, dan turisme. Pada tahun 2012, Spanyol menjadi negara dengan infrastruktur terbaik ke 10 di dunia dan menjadi negara ke 5 anggota Uni Eropa yang berhasil mendapatkan gelar ini. Selain itu, karena kemajuan dan keberhasilan teknologinya, Spanyol menguasai sekitar 262 perusahaan infrastruktur dunia atau 36% dari jumlah yang ada saat ini.

Salah satu pemasukan utama negara ini adalah pariwisata. Jumlah turis yang datang ke Spanyol melebihi jumlah penduduknya sendiri. Rekor terbanyaknya yaitu pada tahun 2007 dengan jumlah pengunjung 60 juta orang, menjadikannya sebagai negara kedua dengan pengunjung terbanyak di dunia setelah Prancis.

Spanyol dengan luas wilayah sekitar 502.922 km² ini mempunyai 50 provinsi dengan 17 daerah otonom yang masing-masing daerah mempunyai pemimpin tersendiri dengan masa jabatan yang bervariasi.

Bagi mahasiswa yang berasal dari negara 2 musim seperti Indonesia, Anda tidak perlu khawatir karena suhu udara di Spanyol pun terbilang ramah dengan rata-rata antara 12 hingga 340 C. Dengan cuaca ramah ini, Anda dapat mengalami 4 musim dalam setahun.

 

BAHASA RESMI 

Belajar di Spanyol berarti belajar bahasa baru. Bahasa Spanyol adalah bahasa kedua yang paling umum digunakan di dunia, setelah bahasa Inggris. Selain kuliah di universitas di Spanyol dengan program yang disebutkan sebelumnya, banyak juga pelajar yang datang untuk menjalani program pertukaran pelajar selama 4-6 bulan atau mengikuti kursus bahasa yang berdurasi 1 bulan hingga 1 tahun.

 

SISTEM PENDIDIKAN 

Spanyol menjadi negara ke 3 dengan mahasiswa internasional terbanyak. 36% di antaranya berasal dari Amerika Serikat. Universitas di Spanyol terdiri dari 84 universitas, dengan 50 di antaranya adalah universitas negeri dan sisanya universitas swasta.

Seperti halnya pendidikan di negara lain, universitas di Spanyol juga menjalankan pendidikan di tingkat sarjana (grado), magister (máster), dan doktoral (doctorado).

Durasi tingkat grado di Spanyol adalah 3 sampai 4 tahun pendidikan dengan total 180 sampai dengan 240 ECTS. Bidang-bidang yang harus ditempuh selama 4 tahun adalah teknik (ingeniería), arsitektur (architecture), atau kedokteran (ciencas de la salud).

Pada umumnya untuk mengambil pendidikan tingkat grado di Spanyol, calon mahasiswa dengan ijazah dari Indonesia harus melakukan penyetaraan ijazah dan mengikuti tes masuk perguruan tinggi.

Spanish students with the flag of Spain at the background

Pendidikan tingkat Master ditempuh selama 1 sampai dengan 2 tahun antara 60 sampai 120 ECTS.

Dan terakhir, untuk jenjang doktor, mahasiswa diwajibkan mengambil perkuliahan sebanyak setidaknya 60 ECTS (yang bisa diambil dari kredit di jenjang Máster, kemudian dilanjutkan dengan menyelesaikan disertasinya.

 

BIAYA KULIAH

 Beberapa universitas di Spanyol menawarkan biaya kuliah per semester 5.500 Euro atau dalam rupiah sekitar 86 juta rupiah. Sebagian universitas juga menawarkan biaya per semester hingga 12.000 Euro atau sekitar 187 juta rupiah.

Perlu diingat bahwa mahasiswa internasional selalu mempunyai kesempatan untuk mendapatkan beasiswa.

 

BIAYA HIDUP TERJANGKAU

 Mahasiswa atau peneliti di Spanyol diperkirakan menghabiskan rata-rata 700 € dan 1000 € per bulan untuk biaya hidup, tergantung pada kota atau daerah dimana mereka tinggal. Kota-kota besar seperti Madrid dan Barcelona memiliki biaya hidup yang lebih tinggi jika dibandingkan kota-kota kecil lainnya seperti Granada atau Salamanca.

Sebagai contoh harga sewa kamar di Barcelona dan Madrid umumnya menghabiskan 300-500 euro. Sedangkan di kota-kota kecil sewa kamar hanya menghabiskan 150-350 euro. Meski demikian, jika dibandingkan dengan Inggris, Belanda, Prancis dan Jerman, biaya hidup di Spanyol sangatlah murah.

Berbeda dengan akomodasi, pada umumnya harga barang dan jasa tidak terlalu berbeda jauh di antara kota-kota di Spanyol. Biaya transportasi pada umumnya sekitar 50 Euro per bulan, tergantung kotanya. Sedangkan, untuk belanja bulanan kamu bisa menghabiskan 100-250 Euro di Supermarket.

 

BEKERJA SAMBIL KULIAH

 Seperti halnya negara Eropa lainnya, visa pelajar Spanyol memperbolehkan mahasiswa internasional untuk bereja sambil kuliah. Waktu yang diberikan adalah 20 jam per minggu.

Gaji minimum Spanyol bagi pekerja penuh waktu mengalami kenaikan 22.29%, dari 736 Euro naik menjadi 900 Euro. Sementara untuk pekerja paruh waktu, gaji minimumnya adalah 450 Euro.

Jumlah ini di atas Greece, Portugal dan Polandia, namun masih di bawah Luxembourg, Belgia, Irlandia, Belanda, Perancis dan UK.

Spanyol menjadi negara dengan posisi ke 8 gaji minimum tertinggi dari 22 negara Eropa. Di Spanyol para pekerja rata-rata digaji 14 kali dalam setahun dengan tambahan gaji di bulan Juli dan Desember.